Cara Menggunakan Vaksin Nd Ai

by -73 Views

Cara Menggunakan Vaksin Nd Ai – Vaksinasi adalah pemberian vaksin ke dalam tubuh ternak, termasuk ayam, untuk melindungi ternak dari penyakit. Fungsinya untuk mencegah terbentuknya imunitas (antibodi) pada hewan ternak (ayam) sehingga dapat mencegah terjadinya penularan penyakit. Ada 2 jenis vaksin berdasarkan sifat hidup agen penular pada vaksin tersebut, yaitu vaksin aktif (vaksin aktif, vaksin hidup, vaksin hidup) dan vaksin tidak aktif (vaksin mati, vaksin tidak aktif). Namun sekarang kita akan membahas dulu apa itu vaksin aktif.

Vaksin aktif adalah vaksin yang mengandung mikroorganisme (virus/bakteri) yang masih hidup atau sudah lemah patogenisitasnya. Karena virus masih hidup, ia dapat aktif berpindah ke dalam tubuh ayam untuk merangsang antibodi dari sistem kekebalan tubuh untuk mengenali virus/bakteri tersebut. Ketika ayam diberi vaksin, sistem kekebalan tubuhnya hanya bereaksi satu minggu setelah penyuntikan vaksin aktif. Namun perlu diketahui bahwa kekebalan ini melindungi ayam selama 2-3 minggu. Terkadang ada beberapa jenis vaksin yang perlu diulang.

Cara Menggunakan Vaksin Nd Ai

Vaksin C hanya untuk penyakit C, tidak semua penyakit, misalnya vaksin ND untuk penyakit ND, vaksin AI hanya untuk penyakit AI, bukan vaksin untuk banyak penyakit.

Antisipasi Penularan Flu Burung Di Kota Bandung

Persiapan vaksin aktif biasanya dikeringkan dengan cara dibekukan. Oleh karena itu, pada saat akan digunakan atau digunakan harus dilarutkan terlebih dahulu dengan pelarut, bisa berupa air jernih (minum) atau air sulingan. Hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan vaksinasi dengan vaksin aktif adalah agen penular yang terdapat dalam vaksin harus segera masuk ke dalam tubuh ayam setelah disembelih, karena agen penular tersebut hanya akan melemah. Vaksinasi sebaiknya dilakukan sesegera mungkin dan dalam waktu kurang dari 2 jam. Setelah vaksin disuntikkan, agen penular berpindah ke organ kekebalan target untuk replikasi (tindakan atau proses replikasi) dan kemudian ke organ limfoid untuk mengganggu pembentukan kekebalan.

Cara pemberian vaksin aktif dapat dilakukan secara masal (air minum, semprotan) dan perorangan (suntikan, tetes mata/nasal/mulut). Namun yang paling umum digunakan adalah obat tetes mata dan air minum. Sifat imunitas vaksin aktif lebih mudah berkembang namun cepat berkurang program vaksinasi yang melegenda merupakan program kesehatan yang tidak bisa ditinggalkan, karena banyak penyakit yang menyerang saudara ayam petelur di seluruh dunia. Saat ini ancaman penyakit yang disebabkan oleh virus belum dapat diobati sehingga diperlukan vaksin untuk pencegahannya. Mengingat banyak jenis penyakit yang dapat menyerang ayam, maka perlu diadakan program vaksinasi khusus di lingkungan peternakan. Karena lingkungannya berbeda, kasusnya pun berbeda.

Vaksin adalah virus yang dilemahkan atau bagian dari virus. Kemudian dikemas khusus dan siap diberikan kepada ayam untuk memperkuat kekebalannya

Vaksinasi bertujuan untuk menciptakan kekebalan pada ayam. Melalui inokulasi dengan zat biologis tertentu (antigen) untuk menimbulkan resistensi atau kekebalan terhadap penyakit yang ada.

Jual Vaksin Untuk Burung Puyuh Terbaru

Tujuan utama vaksinasi adalah untuk meningkatkan kekebalan spesifik terhadap infeksi yang mungkin terjadi pada unggas yang divaksinasi. Oleh karena itu, bila ditantang, burung tidak menderita penyakit tersebut. Atau jika ayam tersebut masih tertular, tingkat penderitaannya jauh lebih rendah dibandingkan jika ayam tersebut tidak pernah divaksin.

Program vaksinasi harus diberikan secara tepat (waktu, metode dan jenis) oleh personel terlatih untuk memaksimalkan respon imun.

Vaksinasi semprot menggunakan alat penyemprot dengan ukuran tertentu dan dilakukan pada ayam yang dikumpulkan pada tempat (kotak) khusus atau kandang tertutup. Vaksin tersebut dicampur dengan air sulingan, lalu disemprotkan secara merata pada ayam

Vaksinasi pada pipa minum dan nipel, pipa atau pipa air harus benar-benar kosong (kosong). Pada puting minum, air harus ditandai dengan Cevamun sebagai indikator. Air minum mengalir sangat lambat melalui selang puting, sehingga tutup ujung selang puting harus terbuka. Tunggu hingga air keluar hingga berubah warna menjadi biru (warna sevamun) lalu tutup ujung tabungnya.

Medivac Vaksin Ayam Nd Ai 100 Ml Pencegahan Penyakit Tetelo Dan Flu Burung Pada Unggas Ayam Bebek Puyuh Entok Mentog Merpati Soang

Penyuntikannya dilakukan di bawah kulit, pada ayam biasanya disuntik di bawah kulit di atas leher pada area yang kulitnya mudah diregangkan.

Vaksinasi pada anak ayam atau dokumen harus dilakukan dengan hati-hati, karena jarum suntik dapat bocor kembali. Oleh karena itu, larutan vaksinasi terbuang di luar (leher terlihat basah). Jika tenggorokan ayam basah (vaksinasi gagal), jangan langsung mengulangi vaksinasi pada ayam tersebut. Angkat ayam, taruh di tempat khusus ayam yang lehernya basah. Vaksinasi ulang pada ayam dilakukan setelah seluruh ayam yang ada di kandang/kandang telah divaksin.

Suntikan dada harus dilakukan dengan hati-hati dan di tempat yang aman. Jika meleset bisa mengenai hati ayam dan mati seketika. Tempat yang aman adalah di sisi kiri atau kanan tulang V di bawah leher.

Vaksinasi ini biasanya dilakukan, vaksin dilarutkan dalam suatu pelarut, kemudian diteteskan 1 tetes pada mata. Salah satu tanda sudah masuknya vaksin adalah kedipan ayam.

Vaksinasi Ayam Petelur Disesuaikan Kasus Lapangan

Ibarat vaksinasi tetes mata, hanya tetesnya saja yang dimasukkan ke dalam hidung. Vaksin mata lebih mudah diberikan, sehingga peternak lebih memilih obat tetes mata.

Itu dilakukan dengan alat penusuk khusus. Jarum dicelupkan ke dalam larutan vaksin, kemudian dimasukkan ke dalam jaring sayap (wing skin).

Vaksin ini sering disuntikkan pada ayam petelur. Dua jenis vaksin ND yang umum digunakan, hidup dan mati. Penerapan vaksin hidup pada tahap awal starter penumbuh dengan cara tetes mata atau spray (vaksinasi dengan obat tetes mata lebih baik dari pada diminum). Ada juga vaksin ND mematikan yang diberikan secara subkutan dan intramuskular jika ayam berukuran cukup besar.

Vaksin ini sering diberikan bersamaan dengan vaksin ND. Cara pelaksanaannya juga sama. Namun vaksin IB sekarang banyak diberikan melalui semprotan di tempat penetasan untuk mencegah infeksi IB pada masa kanak-kanak.

Metode Vaksin Ayam Yang Sering Di Praktekkan Peternak

Untuk vaksin hidup sebaiknya disuntik obat tetes mata. Vaksin ILT dan vaksin cacar memiliki khasiat serupa. Penggunaan vaksin ILT dan cacar mempunyai efek kuratif, sehingga dapat disuntikkan pada saat ayam terserang ILT atau cacar.

Jika peternakan terserang ILT, program vaksinasi harus ditetapkan. Meskipun pemberian vaksin dapat menunggu hingga ayam terserang ILT, namun jika ayam tidak terserang maka pemberian vaksin harus dilakukan minimal pada umur 6 minggu hingga ayam mengalami moulting, hal ini untuk memastikan anak ayam mampu bertahan hidup. Serangan ILT selama produksi.

Ini adalah vaksin mati yang terbuat dari bakteri, sehingga tidak memberikan perlindungan seperti vaksin virus. Vaksinasi Coryza dilakukan secara subkutan dan intramuskular. Vaksin ini disuntikkan minimal dua kali agar pencegahannya lebih efektif

Pemberiannya melalui air minum yang biasanya dilakukan berdasarkan hasil tes antibodi ibu (kekebalan ibu). Sebab vaksinasi dapat menetralkan antibodi ibu. Jika tes antibodi ibu tidak digunakan, vaksinasi dapat dilakukan pada umur 10 hari 17 hari.

Masih Seputar Masalah Klasik

Pos sebelumnya Keamanan hayati di peternakan petelur sering diabaikan Pos berikutnya Telur ayam umur 5 minggu sangatlah penting

Vaksin nd g7 ai, vaksin nd ai medion, vaksin nd ai ib, vaksin nd ai suntik, vaksin ayam nd ai, vaksin medivac nd ai, vaksin nd ai tetes, dosis vaksin nd ai, harga vaksin nd ai, vaksin nd ai, jual vaksin nd ai, cara menggunakan vaksin medivac nd ai

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.