Tips Menjaga Kesehatan Ibu Hamil

by -137 Views

Tips Menjaga Kesehatan Ibu Hamil – Kehamilan merupakan salah satu anugerah terbesar dari Tuhan Yang Maha Esa. Selama kehamilan, Anda perlu mempersiapkan tidak hanya masalah fisik dan mental, tetapi juga kesehatan gigi dan mulut. Karena meski tidak terlihat dari luar, namun pengaruhnya sangat besar.

Pada masa kehamilan, seorang ibu hamil membutuhkan zat gizi yang lebih banyak dibandingkan dengan ibu yang tidak hamil, karena ibu hamil membutuhkan makanan untuk dirinya sendiri dan untuk janin yang dikandungnya.Jika makanan ibu terbatas maka janin akan terus menyerap nutrisi ibu sehingga meninggalkan ibu dengan gigi tipis, lemah, pucat, rusak. , rambut rontok, dll.

Tips Menjaga Kesehatan Ibu Hamil

Menjaga kesehatan gigi dan mulut berguna untuk menjaga kondisi janin agar tetap tumbuh dan berkembang dengan sehat dan sempurna, serta mencegah bayi lahir dengan berat badan tidak normal atau lahir prematur. Di bawah ini adalah beberapa dampak negatif yang dapat terjadi pada janin jika ibu hamil tidak merawat gigi dan mulutnya:

Ibu Hamil Gemuk: 6 Cara Jaga Agar Kehamilan Tetap Sehat

1. Bayi prematur Ibu hamil dengan penyakit periodontal memiliki risiko lebih tinggi untuk melahirkan bayi prematur. Bakteri di mulut menimbulkan respon peradangan yang akan memicu kontraksi rahim. Menurut penelitian, menjaga kebersihan mulut, seperti pengendalian plak dan karang gigi, akan mengurangi penumpukan plak dan karang gigi sehingga mencegah kelahiran prematur.

2. Berat badan lahir rendah Ibu hamil yang menderita radang gusi dapat melahirkan bayi prematur dengan berat badan lahir rendah. Oleh karena itu, sangat penting untuk rutin memeriksakan kesehatan gigi dan mulut.

3. Gigi bayi mudah erupsi Ibu yang mempunyai risiko tinggi terkena karies juga akan berdampak pada gigi calon bayinya. Bakteri yang ada di rongga mulut ibu juga akan menulari bayinya. Hal ini membuat bayi lebih rentan mengalami gigi berlubang di kemudian hari.

Nah, sekarang sudah tahu kan dampak negatif tidak menjaga kesehatan gigi dan mulut bagi ibu hamil. Oleh karena itu, ibu hamil sebaiknya menjaga kesehatan gigi dan mulutnya:

Konsumsi Kalsium Untuk Menjaga Kesehatan Tulang Ibu Hamil

Rachmat Hidayat, S.K.M. (2016). Kesehatan gigi dan mulut Apa yang perlu Anda ketahui? Penerbit Andi. Jamil, MS (2011). AZ: Kesehatan Gigi: Panduan Lengkap Kesehatan Gigi Keluarga. Solo: Metagra (Cut Nurul Husna, mahasiswa Poltekkes Kemenkes Jakarta 1, Departemen Kesehatan Gigi) Halo, halo teman-teman! Masa kehamilan merupakan masa kritis yang menentukan masa depan tumbuh kembang anak. Maka setiap ibu hamil perlu menjaga asupannya untuk menunjang tumbuh kembang janin. Namun perubahan hormonal saat hamil memaksa tubuh untuk beradaptasi kembali, memperbaiki keluhan akibat kondisi khusus dan makanan yang dikonsumsi.

Keluhan mengenai kondisi tertentu pada ibu hamil berbeda-beda sesuai dengan keadaan tubuh dan kesehatan ibu sebelum hamil. Hal ini bisa terjadi pada trimester pertama, kedua dan ketiga. Seperti mual ringan, muntah, hiperemesis, diabetes, edema dan hipertensi. Keluhan akibat kondisi khusus tersebut dapat mengganggu nafsu makan ibu, sehingga asupan yang dihasilkan mungkin lebih rendah dibandingkan ibu hamil yang tidak mengalami keluhan. Lantas, apa saja tips kesehatan untuk ibu hamil dengan kondisi khusus ini? Simak tips berikut ini.

Sekitar 70-80% wanita mengalami mual dan muntah selama kehamilan, namun frekuensinya menurun pada trimester kedua. Meski ibu hamil mengalami mual dan muntah, ibu hamil tetap perlu memenuhi kebutuhan nutrisinya. Ibu hamil sebaiknya usahakan makan dalam porsi kecil, namun sering. Makanlah makanan yang mudah dicerna. Ibu hamil sebaiknya mengenali makanan yang boleh dikonsumsi dengan baik.

Jika ibu mengalami hiperemesis, makanlah banyak karbohidrat (75-80%), makan makanan kering dan pilih makanan yang mudah dicerna. Hindari makanan yang merangsang pencernaan (pedas dan mengandung gas).

Jaga Kesehatan Bayi Dalam Kandungan, Ini Yang Harus Dilakukan Ibu Hamil..

Diabetes gestasional adalah gangguan toleransi glukosa selama kehamilan. Hal ini disebabkan adanya perubahan fisiologis normal yang terjadi akibat menurunnya sensitivitas hormon insulin. Namun, bisa juga terjadi akibat penyakit diabetes yang diderita ibu sebelum hamil. Jika ibu mengalami kondisi seperti itu, maka perlu menerapkan “prinsip 3J”, yaitu jadwal yang tepat, jumlah yang tepat, dan jenis yang tepat. Batasi asupan energi Anda hingga 1200-1800 kalori. Konsumsi karbohidrat sederhana (tidak lebih dari 1 sendok makan madu dan gula per hari) dan lebih memilih sumber protein dari ikan dan kacang-kacangan.

Bagi ibu hamil yang menderita edema atau hipertensi, disarankan untuk membatasi jumlah natrium (maksimal ½ sendok teh garam per hari), tidak mengonsumsi makanan yang mengandung natrium (ikan asin),

(MSG) dan makanan kaleng, kecap, keju, dll. Batasi juga kafein Anda tidak lebih dari 4 cangkir sehari dan tidak lebih dari 6 cangkir teh sehari.

Nah, itulah beberapa tips tentang apa yang harus dimakan ketika beberapa kondisi khusus kehamilan terjadi. Simak juga fakta menarik kehamilan dan tips cara olahraga yang benar untuk ibu hamil. Apakah Anda punya tips khusus lainnya untuk diet saat hamil? Virus Corona atau Covid-19 masih menjadi perbincangan banyak orang bahkan masyarakat di seluruh dunia. Selama ini jumlah ODP dan PDP semakin meningkat akibat virus corona, salah satunya di Indonesia. Untuk memerangi penyebaran virus tersebut, pemerintah berupaya mengembangkan berbagai kebijakan dan protokol kesehatan, terutama menekan dan memutus rantai penularan.

Jangan Anggap Remeh Menjaga Kesehatan Mata Bagi Ibu Hamil

Virus corona Salah satu langkah pemerintah adalah dengan membatasi kontak fisik antar manusia atau disebut dengan social distance.

Sederhananya, social distance adalah tindakan mengurangi aktivitas di luar rumah dan menjauhi kerumunan, sehingga memutus mata rantai penularan virus corona. Selama penjarakan sosial, aktivitas setiap orang dibatasi pada berbagai aktivitas di luar rumah, terutama aktivitas yang mengharuskan setiap orang bertemu banyak orang. Dan jika darurat, Anda tetap harus mengurusnya

Kebersihan diri dengan mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer. Social Distancing dilakukan untuk mencegah infeksi atau penularan virus corona ke orang lain. Orang yang terinfeksi virus corona biasanya tidak selalu menunjukkan gejala, namun tetap berisiko tertular tanpa disadari.

Virus corona kepada orang lain di sekitar Anda. Tentu menjadi sangat berbahaya jika virus tersebut masuk ke tubuh orang yang rentan, termasuk ibu hamil. Ibu hamil merupakan orang yang mengalami berbagai perubahan hormonal dalam tubuhnya yang juga dapat mempengaruhi sistem imun dan psikologi. Selama masa pembatasan sosial, ibu hamil juga diimbau untuk menjaga kesehatan dan kebersihan diri. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan ibu hamil saat melakukan social distance: Ibu hamil punya kekhawatiran tersendiri di tengah pandemi Covid-19. Ibu hamil tergolong kelompok rentan tertular Covid-19. Bidan dr. Primadella Fegita Sp. OG mengatakan, ibu hamil rentan karena imunitasnya berkurang.

Pentingnya Minum Susu Ibu Hamil

“Saat seorang perempuan hamil, ia akan lebih mudah tertular COVID-19 karena imunitasnya menurun saat hamil. Akibatnya, imunitasnya melemah,” ujarnya.

Jadi, kekebalan tubuh harus diperkuat selama kehamilan. Meski demikian, ibu hamil sebaiknya tetap memeriksakan kehamilannya ke layanan kesehatan. Frekuensi kunjungan tergantung pada risiko kehamilan – rendah dan tinggi. Tentunya protokol kesehatan akan diterapkan secara ketat saat tiba di layanan kesehatan.

Selain itu, ibu hamil tetap perlu menjaga kekebalan tubuh dan menjalankan protokol kesehatan dengan ketat. Untuk menjaga kekebalan tubuh, ibu sebaiknya mengonsumsi makanan seimbang dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Ibu hamil harus selalu mengikuti protokol 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak). Tak hanya itu, protokol VDJ (ventilasi, durasi, dan jarak) juga harus diperhatikan. Usahakan sebisa mungkin menghindari keramaian dan sirkulasi udara yang buruk.

Tips Menjaga Kesehatan Ibu Hamil Yang Di Rekomendasikan Kementrian Kesehatan

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menjauhi kerumunan. Klik disini untuk informasi lebih lanjut.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui kebijakan privasi kami. Anda dapat berhenti berlangganan buletin kapan saja (Berhenti Berlangganan) dengan mengunjungi halaman kontak kami.

Tips cara menjaga kesehatan, tips menjaga kesehatan tubuh, menjaga kesehatan ibu hamil, tips menjaga kesehatan mental, tips menjaga ibu hamil, tips menjaga kesehatan kulit, tips menjaga kesehatan gigi, tips menjaga kesehatan, tips menjaga kesehatan ginjal, tips menjaga kesehatan kulit wajah, tips menjaga kesehatan rambut, tips menjaga kesehatan jantung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.